KoranSumut.id – BATUBARA : Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kabid Generasi Melayu Peduli Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Batu Bara, Muhammad Fakhri, S.H., mengajak seluruh pejabat negara menjadikan Pahlawan Nasional Sultan Syarif Kasim II sebagai teladan dalam memimpin. Kamis, (6/8/26).
Menurut Fakhri, peringatan Hari Kemerdekaan seharusnya menjadi momentum refleksi bagi para pejabat untuk memperkuat integritas, kejujuran, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar seremoni tahunan.
“Sultan Syarif Kasim II memberikan contoh nyata seorang pemimpin yang rela mengorbankan kekuasaan dan hartanya demi Indonesia,” kata Fahri.
“Beliau menyerahkan kerajaan beserta harta senilai 13 juta gulden kepada Republik Indonesia tanpa mengharapkan balasan apa pun,” sambungnya.
Fahri menambahkan, ada nilai-nilai perjuangan tersebut mulai memudar di tengah kehidupan politik dan birokrasi saat ini.
Menurutnya, masih ada pejabat yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan masyarakat.
“Para pendiri bangsa telah mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi kemerdekaan. Sudah sepatutnya pejabat masa kini menjaga amanah, bukan justru mengejar keuntungan pribadi atau mempertahankan jabatan dengan mengorbankan integritas,” ujarnya.
Fakhri juga mengajak seluruh aparatur pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, menjadikan semangat para pahlawan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Fahri berharap momentum HUT RI ke-81 menjadi pengingat bahwa, jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
“Jabatan bukan ladang mencari kekayaan. Mari meneladani Sultan Syarif Kasim II yang menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Semangat itulah yang harus dihidupkan kembali dalam pemerintahan saat ini,” tutupnya. (ans01)








