KoranSumut.id – BATUBARA : Pemberitaan perselingkuhan di ruang lingkup kantor Disdukcapil Kabupaten Batu Bara masih belum mendapatkan kebenaran.
Sebelumnya, KoranSumut telah memberikan informasi dari 2 narasumber pada 15 September 2025.
Namun begitu, yang bersangkutan berinisial LF dikonfirmasi belum bersedia menjawab apa yang sebenarnya terjadi via WhatsApp 08527709xxxx. Rabu, (17/9/25).
Namun begitu, awak media memperoleh informasi masih bahwa, LF tidak mau berkomentar terkait pemberitaan.
“Dia tidak mau berkomentar bang, itu hasil dari musyawarah keluarga, dia itu anak baik dan polos, ini semua fitnah,” kata seseorang yang tidak berkenan namanya dipublikasikan takut menambah suasana keruh.
Disisi lain, menyangkut ranah dan integritas kantor Disdukcapil, ditanya tanggapan kepada Plt. Kepala Dinas (Kadis) Dukcapil Kabupaten Batu Bara, Rahmad Khaidir Lubis, S.STP., M.AP informasi itu sudah sampai kepadanya.
“Kalau untuk hal perselingkuhan, selagi tidak di dalam ruang lingkup kantor dan situasi dalam pekerjaan, itu semua tidak bisa saya ikut campur, itu hal pribadi,” kata Ka disdukcapil.
Ka disdukcapil juga mengatakan secara tegas bahwa, selama dirinya menjabat Pelaksana Tugas tidak ada indikasi perselingkuhan anggotanya.
Rahmad Khaidir menambahkan bahwa, semula ada program berlayar yang diikuti oleh jajaran Disdukcapil di Kecamatan Talawi.
“MR yang diberikan itu sebenarnya dia gak bisa naik mobil karena sering muntah dan MR tidak bisa mengendarai sepeda motor,” terangnya.
Bahkan, Kadisdukcapil Rahmad menambahkan, selama ini MR pulang dan Pergi kerja ke kantor bersama abang kandungnya berinisial Y.
Namun, saat Y tidak sempat maka LF yang diberitakan itu bersedia mengantar MR pulang karena rumah MR searah.
Hal ini juga ditanggapi salah seorang tokoh pemuda Kabupaten Batu Bara, Wahyu yang meminta kedua belah pihak untuk berdamai dan menenangkan diri serta melakukan media perdamaian secara kekeluargaan. (ewn)








