Karhutla di Objek Wisata Menara Pandang Samosir, Luas Kebakaran hingga 50 Hektare

KoranSumut.id – Samosir : Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan Sumatera Utara, Zainuddin Harahap, mengatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Menara Pandang Tele. Kebakaran seluas 50 hektare itu tepat berada di Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (1/7) sekitar pukul 00.30 WIB.

“Telah terjadi karhutla di Menara Pandang Samosir. Adapun luasan lokasi yang terbakar kurang lebih 50 hektare dan masih berlangsung,” kata Zainuddin, Rabu (02/07/2025).

Bacaan Lainnya

Zainuddin menjelaskan upaya pemadaman api terdiri dari tim gabungan Polres Samosir, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, damkar, dan otoritas setempat.

“Masih proses pemadaman, mohon doanya agar segera padam,“ jelasnya.

Namun, Dinas LHK Sumut belum bisa mengungkapkan penyebab karhutla tersebut. Saat ini mereka masih fokus dalam upaya pemadaman.

“Sedang dalam penelusuran tim di lapangan,” ucapnya.

Seperti diketahui, karhutla tersebut melanda kawasan objek wisata unggulan di Samosir. Menara Pandang Samosir menyajikan panorama bentangan kaldera Danau Toba dan hutan pinus. Karhutla itu juga viral di media sosial usai salah seorang wisatawan merekam kebakaran yang melanda objek wisata tersebut. (Ghiyatuddin)

Pos terkait