KoranSumut.id – BATUBARA : Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Batu Bara hadiri HARDIKNAS 2025 yang berjalan penuh keharmonisan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Batu Bara, Lima Puluh, Senin (5/5/25).
Sebanyak 2.805 tenaga pendidik non ASN di Kabupaten Batu Bara akhirnya menerima perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Langkah ini merupakan bagian dari realisasi janji politik pasangan Bahagia (Baharuddin – Syafrizal) saat kampanye yang telah berlalu.
Hal ini dikatakan Wakil Bupati Batu Bara (Wabup) Syafrizal di sela-sela peringatan hari pendidikan nasional.
“Alhamdulillah pada pagi ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengalokasikan anggaran untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi guru-guru non ASN di sekolah negeri,” kata Wabup Syafrizal.
“Ini merupakan target kinerja 100 hari Bahar-Syafrizal yang juga merupakan janji politik semasa kampanye,” sambungnya.
Para penerima manfaat berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Batu Bara.
Syafrizal menegaskan, langkah ini belum final. Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen memperluas cakupan jaminan sosial kepada tenaga keagamaan dan pendidikan non formal lainnya.
“Selanjutnya, kami juga akan memperjuangkan agar guru-guru swasta, bilal mayit, guru ngaji, ustaz, pendeta dan guru-guru agama lainnya bisa mendapatkan manfaat yang sama,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Wabup Syafrizal mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh tenaga pendidik, sembari mengenang perjuangan ibunya yang juga merupakan seorang guru SD selama 35 tahun.
“Bagi saya, guru adalah keluarga. Saya adalah anak dari seorang guru. Selamat Hari Pendidikan Nasional untuk semua guru di Kabupaten Batu Bara,” tutupnya. (96)








