LDKM Perdana Setelah 30 Tahun, SMA Negeri 1 Tanjung Tiram Perkuat Pendidikan Karakter Siswa

KoranSumut.id : BATUBARA : SMA Negeri 1 Tanjung Tiram menggelar Latihan Dasar Kedisiplinan Murid (LDKM) untuk pertama kalinya sejak sekolah itu berdiri sekitar 30 tahun lalu. Senin, (20/7/26).

Kegiatan yang berlangsung pada 20–22 Juli 2026 ini menjadi langkah strategis sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter dan budaya disiplin bagi peserta didik.

Sebanyak 733 siswa dari kelas X, XI, dan XII mengikuti kegiatan yang dipusatkan di lapangan sekolah, seluruh rangkaian pelatihan dipandu oleh personel Koramil Tanjung Tiram dengan materi kedisiplinan, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, kerja sama tim, dan pembentukan mental.

Dalam sambutannya, Maulina Siregar menegaskan bahwa, LDKM merupakan program strategis sekolah untuk membentuk siswa yang disiplin, berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Ini adalah program strategis, salah satu cara menjadikan siswa-siswi agar memiliki karakter serta dapat berdaya saing dalam dunia kerja masa depan,” sebut Maulina Siregar.

Menurutnya, keberhasilan peserta didik tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter yang kuat.

Karena itu, sekolah berkomitmen menjadikan pendidikan karakter sebagai bagian penting dari proses pembelajaran.

Ketua Komite SMA Negeri 1 Tanjung Tiram, Heri Deriadi, mengapresiasi pelaksanaan LDKM perdana tersebut. Heri menilai, kegiatan ini menjadi langkah positif dalam menanamkan nilai disiplin, etika, tanggung jawab, dan kepemimpinan kepada para siswa.

“Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti seluruh materi dengan semangat, menunjukkan komitmen untuk membangun budaya disiplin di lingkungan sekolah,” Kata Heri.

Melalui LDKM perdana ini, SMA Negeri 1 Tanjung Tiram menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan karakter secara berkelanjutan demi melahirkan lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Pada kegiatan berlangsung, terlihat kehadiran jajaran wakil kepala sekolah, dewan guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pembinaan karakter peserta didik. (a88)

Pos terkait