Dukungan Mengalir untuk Muscab HIPMI Batu Bara, LAM Dorong Pengusaha Lokal Tembus Pasar Global

KoranSumut.id – BATUBARA : Dukungan terhadap pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Batu Bara terus berdatangan menjelang agenda yang dijadwalkan pada 14 Agustus 2026 di Aula Rumah Dinas Bupati Batu Bara mendatang.

Salah satu dukungan datang dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Batu Bara melalui Generasi Melayu Peduli Adat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi dan Tradisional Generasi Melayu Peduli Adat LAM Batu Bara, Muhammad Fakhri, S.H., yang menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Muscab HIPMI sebagai momentum penting dalam memperkuat ekosistem dunia usaha di Kabupaten Batu Bara.

Menurut Fakhri, Muscab tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi harus mampu melahirkan gagasan baru yang mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor usaha dan kewirausahaan.

Fahri berharap, ketua HIPMI Batu Bara yang terpilih nantinya mampu membawa organisasi menjadi lebih progresif, memperluas jejaring bisnis, serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

“Kami mendukung penuh penyelenggaraan Muscab HIPMI Batu Bara. Siapapun yang terpilih nantinya harus mampu membawa organisasi ini menjadi lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi para pengusaha di daerah,” ujar Fakhri, Sabtu (18/7/26).

Fakhri juga menekankan bahwa, HIPMI memiliki posisi strategis sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Karena itu, organisasi tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penguatan pasar domestik, tetapi juga mampu mendorong produk-produk unggulan Batu Bara menembus pasar internasional.

Menurutnya, pengusaha muda di Batu Bara memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung kepemimpinan yang visioner, kolaborasi yang kuat, serta strategi pemasaran yang mampu menjawab tantangan persaingan global.

Bahkan, Fakhri juga mengajak seluruh elemen, termasuk pelaku usaha muda dan lembaga adat, untuk terus membangun sinergi dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, berdaya saing, dan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal sebagai identitas pembangunan ekonomi Kabupaten Batu Bara. (ans01)

Pos terkait